Ontwikkeling van de Gemeenschap, Comunity Development, Pengembangan Masyarakat

Mahasiswa merupakan manusia yang bebas, pintar serta enerjik dalam kegiatannya. Mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat, dan mereka mempunyai tanggung jawab untuk lingkungan masyarakat itu. Dalam dharmanya atau Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berisikan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, mahasiswa berjanji. Pendidikan dan penelitian sedang mereka lakukan di kampus. Namun tidak untuk pengabdian masyarakat.  Tugas kita yaitu untuk membuat pengabdian masyarakat itu nyata dan ada.

Pengabdian masyarakat yang bertujuan mengembangkan masyarakat yang berarti upaya pembangunan masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian persoalan, keberlanjutan, serta kemandirian melalui proses partisipatif dan berbasis potensi lokal masyarakat (Konferensi Mahasiswa Indonesia). Dari tujuannya, sudah sewajarnya kita mesti menyusun rencana dengan benar dan tentu saja mengerjakannya dengan benar.

Masyarakat kecil atau masyarakat sederhana terkadang belum sadar dengan potensi yang didapatkan dari alam. Atau bahkan masyarakat belum bisa mencukupi biaya dari teknologi yang mereka pakai. Persoalan lainnya mereka tidak bisa memanfaatkan hasil secara maksimal karena masih menggunakan cara-cara sederhana yang mereka dapatkan secara turun temurun dari nenek moyang mereka.

Apabila digali lebih dalam, sebenarnya masyarakat mempunyai potensi yang luar biasa besarnya. Hitung saja potensi mikrohidro yang terkandung bila di daerah itu jika terdapat sungai. Potensi pertanian yang ada bila mereka melihat tanah-tanah subur dan teknik-teknik pertanian seperti diversifikasi sehingga hasilnya akan berkali-kali lipat. Dan tentunya masih banyak potensi-potensi lainnya, seperti kerajinan tangan, geothermal atau bahkan pertambangan.

Yang lebih besar lagi, potensi mereka tentang ke arifan lokal, dimana mereka pasti sangat menjaga apa yang telah leluhur mereka turunkan. Menjaga keseimbangan alam, mengambil berarti kita juga harus memberi, patuh akan budaya. Kejujuran, ketulusan dan keikhlasan mereka dalam bekerja. Itu adalah potensi yang sangat besar.

Gotong royong, kerjasama maupun keinginan membantu orang lain yang kesusahan. Keuletan bekerja, keutuhan. Itu yang kita tidak temukan dimmanapun selain di masyarakat yang menjaga nilai-nilai dari norma-norma sosial dan etika.

Banyak sekali potensi-potensi penghasil ekonomi bagi mereka. Pertanian, microhidro, desa alam, desa wisata. Kita mesti menganalisis keadaan mereka, apa yang mereka butuhkan, apa yang bisa diterapkan. Alangkah enaknya bila survey itu menggunakan kearifan lokal. Memanfaatkan apa yang sudah ada, namun tidak merusaknya. Sehingga ke alamian itu tetap ada.

Konsep besarnya adalah menjadikan masyarakat mempunyai sumber-sumber ekonomi yang lebih besar, memberikan mereka inspirasi dan kehidupan, memanfaatkan potensi mereka dan mengembalikannya ke mereka serta menjadikan mereka mandiri.

Semuanya dikembalikan ke masyarakat, masyarakat yang ingin berkembang, berikan mereka kesadaran tanpa menggurui. Bergerak di samping, bukan didepan mereka, kita sahabat mereka, bukan investor pemberi modal atau kreditor pemberi pinjaman atau bahkan mandor di yang menunggui pekerjanya. Maju dan berkembang bersama itu prinsipnya.

Kemandirian, ya itulah inti dari kegiatan ini. Agar masyarakat mandiri dengan teknologi yang kita berikan. Agar mereka mandiri setelah kita tidak mendampingi mereka dan agar mereka mandiri mengatasi persoalan-persoalan yang ada.

Bayangkan bila kita mengembangkan suatu masyarakat desa tahun ini, lalu program ini berlanjut ke desa yan lainnya tahun depan. Berapa desa yang akan berkembang dan mandiri dalam 10 tahun ke depan. Inspirasi dari kita tentu saja akan berpengaruh ke organisasi lain. Dan organisasi lain juga mengadakan pengembangan masyarakat. Nah itu intinya, maka kegiatan itu akan berkembang,dan sudah tak tehitung lagi berapa desa akan menjadi desa yang mandiri.

Kemandirian desa, mengembangkan masyarakat.

Satu tindakan itu lebih baik daripada seribu nasehat. Dari kecil, akan berkembang menjadi besar hingga tak terhitung besarnya, dari sedikit menjadi banyak sampai tak terhitung banyaknya dan hidup ini terlalu indah bila kita nikmati sendiri.

Taruna Fadillah

HMT09039

Yakin suatu saat kita akan punya comdev yang bisa kita banggakan…


		

About akutaruna


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: