Malaria…

Ini bukan sebuah lagu (malarindu) atau sebuah lelucon. Penyakit malaria ini sangat berbahaya bagi kehidupan. Apalagi para pekerja tambang yang biasanya hidup di remote area, rawa-rawa atau lingkungan kerja yang endemic dengan penyakit ini. Pulau Kalimantan, Sulawesi dan Irian merupakan daerah yang diwaspadai penyakit ini, apalagi tambangnya, apalagi kalo ekplorasi. Bisa hidup di hutan dalam waktu lama, dan tak jarang terkena penyakit ini.

Pengertian

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Plasmodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut. Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah. Pasien yang terinfeksi oleh malaria akan menunjukan gejala awal menyerupai penyakit influenza, namun bila tidak diobati maka dapat terjadi komplikasi yang berujung pada kematian.Penyakit ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis di mana parasit Plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor nyamuk Anopheles

Sejarah Penyakit dan Jenis-Jenis Penyakit

Malaria disebabkan oleh parasit protozoa. Bila tak terawat; anak kecil lebih mungkin berakibat fatal. Setidaknya ada empat type plasmodium yang dapat meng-infeksi manusia:

1. Plasmodium falciparum,

2. Plasmodium vivax,

3. Plasmodium ovale,

4. Plasmodium malariae.

Tanda-tanda Penyakit Malaria
Menurut berat-ringannya tanda-tanda dan gejalanya, gejala malaria dapat dibagi menjadi 2 jenis:

A. Gejala malaria ringan (malaria tanpa komplikasi)

Meskipun disebut malaria ringan, sebenarnya gejala yang dirasakan penderitanya cukup menyiksa. Gejala malaria yang utama yaitu: demam dan menggigil, juga dapat disertai sakit kepala, mual, muntah, diare, nyeri otot atau pegal-pegal. Gejala-gejala yang timbul dapat bervariasi tergantung daya tahan tubuh penderita dan gejala spesifik dari mana parasit berasal. Gejala malaria ini terdiri dari tiga stadium berurutan yang disebut trias malaria, yaitu :

1. Stadium dingin (cold stage)

berlangsung kurang kebih 15 menit sampai dengan 1 jam. Dimulai dengan menggigil dan perasaan sangat dingin, gigi gemeretak, denyut nadi cepat tetapi lemah, bibir dan jari-jari pucat kebiru-biruan (sianotik), kulit kering dan terkadang disertai muntah.

2. Stadium demam (hot stage)

berlangsung lebih dari 2 hingga 4 jam. Penderita merasa kepanasan (fever). Muka merah, kulit kering, sakit kepala dan sering kali muntah. Nadi menjadi kuat kembali, merasa sangat haus dan suhu tubuh dapat meningkat hingga 41oC atau lebih. Pada anak-anak, suhu tubuh yang sangat tinggi dapat menimbulkan kejang-kejang.

3. Stadium berkeringat (sweating stage)

berlangsung lebih dari 2 hingga 4 jam. Penderita berkeringat sangat banyak. Suhu tubuh kembali turun, kadang-kadang sampai di bawah normal. Setelah itu biasanya penderita beristirahat hingga tertidur. Setelah bangun tidur penderita merasa lemah tetapi tidak ada gejala lain sehingga dapat kembali melakukan kegiatan sehari-hari.

B. Gejala malaria berat (malaria dengan komplikasi)

Penderita dikatakan menderita malaria berat bila di dalam darahnya ditemukan parasit malaria melalui pemeriksaan laboratorium Rapid Diagnostic Test (RDT) dan disertai memiliki satu atau beberapa gejala/komplikasi berikut ini:
1. Gangguan kesadaran dalam berbagai derajat (mulai dari koma sampai penurunan kesadaran lebih ringan dengan manifestasi seperti: mengigau, bicara salah, tidur terus, diam saja, tingkah laku berubah)
2. Keadaan umum yang sangat lemah (tidak bisa duduk/berdiri)
3. Kejang-kejang
4. Panas sangat tinggi
5. Mata atau tubuh kuning
6. Tanda-tanda dehidrasi (mata cekung, turgor dan elastisitas kulit berkurang, bibir kering, produksi air seni berkurang) 7. Perdarahan hidung, gusi atau saluran pencernaan
8. Nafas cepat atau sesak nafas

Penyebab malaria yang paling utama adalah karena penularan parasit malaria yang dibawa oleh nyamuk Anopheles. Tanda-tanda dan gejala malaria yang paling umum adalah deman spesifik dimana tubuh terasa panas, namun penderita merasakan kedinginan yang amat sangat. Semoga bermanfaat.

Pencegahan terhadap penyakit ini

Upaya pencegahan malaria telah dilakukan bertahun-tahun dengan cara pencegahan dari dalam yaitu dengan obat-obatan maupun pencegahan dari luar yaitu dengan menggunakan kelambu dan sebagainya. Upaya pencegahan malaria dengan menggunakan obat-obatan umumnya dengan menggunakan jenis obat yang sama dengan jenis obat yang digunakan untuk mengobati malaria, bahkan obat-obatan ini bekerja dengan lebih baik sebagai pencegah karena akan langsung dapat membunuh parasit yang masih sensitif pada saat baru memasuki sistem tubuh manusia.

Obat Klorokuin sangat efektif untuk mencegah parasit plasmodium falciparum untuk masuk lebih lanjut ke dalam sistem tubuh manusia. Obat ini digunakan satu kali seminggu selama dua minggu sebelum tiba di daerah dengan intensitas malaria tinggi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemakaian selama 4 minggu setelah meninggalkan daerah tersebut.

Berikut adalah daftar obat yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit malaria.

1. Atovaquone/Proguanil (Malarone)

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

Obat ini dapat digunakan 1-2 hari sebelum melakukan perjalanan ke daerah epidemi malaria (dibanding dengan obat lain yang harus digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang)
Pilihan terbaik untuk waktu perjalanan yang lebih singkat ke daerah epidemi malaria karena obat ini hanya digunakan dalam waktu 7 hari setelah perjalanan ke daerah epidemi, dibandingkan dengan obat lain yang harus digunakan 4 minggu sepulangnya dari daerah epidemi malaria.
Efek samping yang sangat rendah (hampir tidak ada efek samping)
Mudah untuk dibeli di apotek.
Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

2. Klorokuin

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

Pilihan yang baik untuk perjalanan yang panjang ke daerah epidemi malaria karena obat ini digunakan mingguan (satu minggu sekali)
Dapat digunakan oleh wanita hamil.
Beberapa orang lebih suka mengambil dosis mingguan.
Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

3. Doxycycline

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

Obat ini dapat diambil 1-2 hari sebelum tiba di tempat epidemi malaria.
Obat malaria yang paling murah di pasaran saat ini.
Obat ini juga melindungi dari beberapa infeksi lain seperti Rickettsiae and leptospirosis.
Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

4. Mefloquine

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

Sangat cocok untuk perjalanan panjang dan lama ke tempat epidemi malaria karena obat ini hanya digunakan seminggu sekali.
Dapat digunakan oleh wanita hamil.
Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

5. Primakuin

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

Obat ini sangat efektif menangkal plasmodium vivax sehingga sangat cocok digunakan di daerah epidemi malaria vivax.
Obat hanya perlu digunakan 7 hari setelah meninggalkan tempat epidemi.
Obat digunakan 1-2 hari sebelum ke tempat epidemi malaria.

Pencegahan malaria dapat pula dilakukan dengan memasang kelambu untuk menangkal gigitan nyamuk pada saat tidur. Selain itu pemakaian obat nyamuk bakar maupun semprot dapat mengusir nyamuk dari dalam ruangan, walaupun mempunyai efek jangka panjang yang kurang baik bagi kesehatan. Pencegahan dengan cara menyingkirkan genangan air dan membersihkan tempat-tempat yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak lebih disarankan daripada penggunaan bahan kimia berbahaya.

Pengobatan penyakit ini

engobatan malaria ditentukan oleh tiga faktor utama yang menentukan perlakuan yaitu spesies yang menginfeksi (parasit Plasmodium), situasi klinis pasien (misalnya anak, dewasa, atau wanita hamil dengan malaria baik ringan atau berat), dan kerentanan terhadap obat. Kerentanan terhadap obat ditentukan oleh wilayah geografis di mana infeksi tersebut diperoleh. Daerah berbeda di dunia memiliki jenis malaria yang resisten terhadap obat tertentu. Obat-obat yang tepat untuk setiap jenis pengobatan malaria harus diresepkan oleh dokter yang akrab dengan protokol pengobatan malaria. Karena orang yang terinfeksi malaria Plasmodium falciparum bisa mengakibatkan kematian (sering kali karena pengobatan yang terlambat), pengobatan segera untuk malaria Plasmodium falciparum sangat diperlukan secara tepat.

Pengobatan malaria ringan dapat dengan pemberian obat oral, sedangkan malaria berat (terdapat satu atau lebih gejala yang mempengaruhi kesadaran/koma, anemia berat, gagal ginjal, edema paru, sindrom gangguan pernapasan akut, shock, disseminated intravascular coagulation, perdarahan spontan, asidosis, dll) membutuhkan terapi infus (intravena) atau penggantian cairan tubuh di rumah sakit.

Jenis Obat Untuk Pengobatan Malaria

pengobatan penyakit malaria tidak selalu mudah, apalagi jika penyakityang diderita sudah semakin memberat. Klorokuin fosfat (Aralen) adalah obat pilihan untuk semua parasit malaria kecuali untuk strain Plasmodium klorokuin. Meskipun hampir semua strain P. malariae rentan terhadap klorokuin, P. falciparum, P. vivax, dan bahkan beberapa strain P. ovale telah dilaporkan resisten terhadap klorokuin.

Obat anti-malaria dapat diresepkan untuk orang-orang bepergian ke daerah dimana penyakit malaria banyak ditemukan. Hal ini penting untuk melihat penyedia layanan kesehatan melakukan pencegahan dengan baik sebelum keberangkatan. Jenis-jenis obat anti-malaria ditentukan akan tergantung pada pola resistensi obat di daerah yang akan dikunjungi. Menurut CDC (Center For Disease Control and Prevention), wisatawan yang pergi ke daerah Amerika Selatan, Afrika, Asia, dan Pasifik Selatan harus mengambil salah satu obat berikut: mefloquine, doxycycline, klorokuin, hydroxychloroquine, atau Malarone.

Malaria, khususnya malaria falsiparum, adalah suatu keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Pengobatan malaria dengan obat klorokuin adalah obat anti-malaria yang sering digunakan, tetapi kinidina atau kina, atau kombinasi pirimetamin dan sulfadoksin, dapat diberikan jika infeksi resisten terhadap klorokuin.

Betapa bahayanya penyakit ini untuk pekerja tambang, sekali kena, tidak bisa disembuhkan.
Penyakit ini menyerang otak, menyerang hati dan bagian tubuh lainnya.
Bahkan pembimbing saya waktu kerja praktek, menurun ingatannya karena menderita penyakit ini.
Panas yang bisa mencapai batas atas suhu panas manusia adalah alasan kuat penyakit ini bisa melemahkan tubuh kita... 
Jaga kesehatan, demi kehidupan yang lebih baik.

Daftar Pustaka

http://www.kesehatan123.com/1860/pengobatan-malaria/

http://id.wikipedia.org/wiki/Malaria

http://diajengsurendeng.blogspot.com/2011/10/penyebab-malaria-tanda-tanda-dan-gejala.html

About akutaruna


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: